AKU LUKA, TAPI AKU DIAM

Bullying di sekolah bukan sekadar masalah anak-anak—ia adalah luka yang membekas seumur hidup.
Melalui kisah nyata, pengalaman pribadi, dan suara-suara korban yang jarang terdengar, buku ini mengupas tuntas bagaimana perundungan merusak kepercayaan diri, mengikis semangat belajar, dan meninggalkan trauma panjang.
Ditulis dengan bahasa yang lugas namun penuh empati, buku ini mengajak pembaca memahami bahwa menghentikan bullying bukan hanya tugas guru atau orang tua, tetapi tanggung jawab bersama.

Judul: Aku Luka, tapi Aku Diam
Penulis: Iva Titin Shovia
Penerbit: Delsmedia Press
ISBN: — (diisi setelah terbit)
Cetakan: Pertama, 2025
Tebal: ±140 halaman
Ukuran: 14 × 21 cm

Deskripsi:
Buku ini adalah refleksi sekaligus peringatan tentang bahaya perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Mengangkat kisah nyata dari korban dan pelaku, penulis membongkar pola, faktor penyebab, serta dampak jangka panjang dari perilaku ini.
Tidak berhenti pada paparan masalah, buku ini juga memuat strategi pencegahan dan penanganan yang praktis, yang bisa diterapkan oleh guru, orang tua, dan pihak sekolah. Dengan gaya penulisan yang mengalir, pembaca diajak untuk melihat bullying bukan sebagai “kenakalan biasa,” melainkan sebagai ancaman serius bagi perkembangan mental generasi muda.
Cocok dibaca oleh pendidik, orang tua, pemerhati pendidikan, dan siapa saja yang ingin menciptakan sekolah sebagai ruang aman untuk semua anak.Aku

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *