
DESKRIPSI BUKU
Bagaimana jika “Si Paling” yang paling melelahkan ternyata adalah diri kita sendiri?
Di era media sosial, semua orang berlomba menjadi yang paling.
Paling kaya.
Paling pintar.
Paling religius.
Paling menderita.
Paling benar.
Dan tanpa sadar, kita mulai kehilangan satu hal yang paling penting: menjadi diri sendiri.
Melalui tokoh Raka, Fery Mayasari menghadirkan sebuah novel psikologi yang begitu dekat dengan kehidupan kita hari ini. Tentang pencitraan, budaya validasi, algoritma media sosial, luka masa kecil, hubungan yang perlahan rusak, hingga perjalanan panjang menemukan makna menjadi manusia yang utuh.
Diperkaya dengan penjelasan berbagai teori psikologi seperti social comparison, cognitive dissonance, Dunning-Kruger Effect, moral grandstanding, dopamine loop, dan konsep-konsep pengembangan diri lainnya, buku ini bukan hanya menghibur, tetapi juga membuka ruang refleksi yang mendalam.
Karena kebahagiaan sejati bukanlah ketika semua orang mengenal siapa kita.
Melainkan ketika kita tidak lagi harus berpura-pura menjadi siapa pun.
IDENTITAS BUKU
Judul
Si Paling Aku
Penulis
Fery Mayasari
Editor
Iva Titin Shovia
Penerbit
Dels Media
Ukuran
14 × 21 cm
Tebal
140 Halaman
Kategori
Novel Psikologi | Pengembangan Diri | Literasi Digital | Fiksi Reflektif
Target Pembaca
Remaja SMA dan Mahasiswa
Guru dan Orang Tua
Pengguna aktif media sosial
Komunitas literasi
Masyarakat umum yang menyukai novel reflektif dan psikologi populer